
Manchester United memastikan tidak akan melepas Joshua Zirkzee pada bursa transfer Januari 2026. Keputusan ini muncul menyusul perubahan manajerial di Old Trafford, di mana Ruben Amorim sudah dipecat dan Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih sementara. Pergantian pelatih membuat rencana kepindahan Zirkzee ke AS Roma urung terlaksana, sehingga peluang bagi klub Italia untuk merekrut striker berusia 24 tahun itu menjadi sangat kecil.
Sebelumnya, Zirkzee sempat dikaitkan dengan kepindahan ke AS Roma, yang membutuhkan tambahan tenaga di lini depan untuk meningkatkan produktivitas gol. Namun, setelah manajemen Manchester United menutup pintu transfer, klub Italia itu mengalihkan fokus ke penyerang Atletico Madrid, Giacomo Raspadori, sebagai alternatif untuk memperkuat lini serang mereka. Negosiasi dengan Raspadori masih berlangsung dan diproyeksikan akan segera ada keputusan.
Zirkzee sendiri didatangkan dari Bologna pada 2024 dengan nilai transfer 37,5 juta poundsterling, tetapi belum mampu mengamankan posisi reguler di tim utama. Keputusan mempertahankan sang striker sekaligus menegaskan bahwa Manchester United ingin menstabilkan performa tim di tengah musim yang penuh gejolak, daripada terus melakukan pergerakan transfer yang berisiko mengganggu ritme tim.
Selain Zirkzee, perhatian juga tertuju pada Kobbie Mainoo, gelandang muda lulusan akademi Manchester United. Di bawah Amorim, Mainoo jarang mendapat kesempatan tampil, meski menunjukkan potensi besar sebelumnya. Fletcher menegaskan bahwa pemain muda tersebut tetap menjadi bagian penting tim dan berada dalam kondisi mental yang baik. Strategi ini menunjukkan fokus klub pada pengembangan pemain muda sambil menjaga stabilitas skuad di tengah kompetisi yang padat.