English
English
Vietnam
Thailand

Manchester United meraih kemenangan penting 1-0 atas Everton pada pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026 di Hill Dickinson Stadium. Gol tunggal Benjamin Sesko pada menit ke-71 memastikan tiga poin krusial dalam laga yang berlangsung ketat dan minim peluang. Hasil ini membawa United menembus empat besar klasemen sementara dengan 48 poin dari 27 pertandingan. Lebih dari sekadar kemenangan, capaian tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam laga sejak ditangani Michael Carrick, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Salah satu perubahan paling terasa di bawah Carrick adalah kembalinya identitas permainan menyerang yang selama ini melekat pada Manchester United. Intensitas serangan langsung meningkat drastis dibanding periode sebelumnya, begitu pula efektivitas serangan balik cepat. Distribusi bola ke sepertiga akhir lapangan juga bertambah signifikan, berdampak pada meningkatnya jumlah peluang bersih dan tembakan tepat sasaran. Tekanan di area tinggi pun lebih konsisten, menciptakan situasi yang memudahkan tim merebut kembali penguasaan bola dan menjaga dominasi permainan.
Di sektor pertahanan, Carrick membangun fondasi yang lebih kokoh sebelum mengembangkan kreativitas lini depan. Kepercayaan kembali kepada Harry Maguire sebagai starter memberi dampak pada organisasi dan komunikasi lini belakang. Tim tampil lebih disiplin dalam mengawal area penalti, dengan kontribusi kolektif dari gelandang hingga penyerang dalam membantu pertahanan. Keseimbangan antara soliditas bertahan dan agresivitas menyerang menjadi elemen penting dalam kebangkitan performa tim.
Perubahan signifikan lainnya terlihat di lini tengah dan depan. Kobbie Mainoo kembali dipercaya sebagai starter dan menghadirkan kontrol serta ketenangan dalam sirkulasi bola. Peran Bruno Fernandes juga dikembalikan ke posisi nomor 10 yang memberinya kebebasan berkreasi, terbukti dari kontribusi lima gol dalam enam laga awal era Carrick. Sementara itu, fleksibilitas Bryan Mbeumo sebagai penyerang tengah maupun sayap menambah variasi serangan. Kombinasi keputusan taktis ini membuat Manchester United tampil lebih dinamis, sulit ditebak, dan kembali memancarkan optimisme di tengah persaingan papan atas.