English
English
Vietnam
Thailand

Mohamed Salah dipastikan akan mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool FC pada akhir musim 2025-2026. Keputusan ini menutup perjalanan panjang selama sembilan tahun di Anfield, yang penuh dengan prestasi dan kontribusi besar bagi klub. Meski kontraknya sejatinya masih tersisa, kesepakatan telah dicapai untuk mengakhiri kerja sama lebih awal. Kepergian ini menjadi momen penting bagi Liverpool, mengingat peran besar Salah dalam membentuk identitas tim selama hampir satu dekade terakhir.
Selama berseragam Liverpool, Salah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan ratusan gol dan sejumlah trofi bergengsi. Ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub, hanya berada di bawah Ian Rush dan Roger Hunt. Kontribusinya juga terasa di level kompetisi domestik maupun Eropa, termasuk membantu Liverpool meraih gelar Premier League dan UEFA Champions League. Perannya sebagai pemain kunci menjadikannya salah satu legenda modern klub.
Namun, perjalanan terakhirnya tidak sepenuhnya berjalan mulus. Performa yang menurun sempat membuatnya kehilangan tempat di tim utama, disertai ketegangan dengan pelatih Arne Slot. Situasi tersebut semakin memanas setelah muncul komentar terbuka yang menyoroti hubungan internal di dalam tim. Meskipun sempat kembali bermain setelah jeda internasional, Salah belum sepenuhnya menemukan kembali performa terbaiknya seperti pada masa-masa puncak kariernya.
Meski demikian, fokus Salah dan Liverpool saat ini tetap tertuju pada sisa musim yang masih menyisakan sejumlah pertandingan penting. Klub masih berjuang di berbagai kompetisi, termasuk upaya mengamankan posisi untuk tampil di Liga Champions musim berikutnya. Setelah musim berakhir, momen perpisahan akan menjadi waktu yang tepat untuk mengenang seluruh kontribusi dan warisan besar yang telah ditinggalkan Salah bagi Liverpool dan para pendukungnya.